Tulisan dengan judul yang sama pernah saya tulis dan dimuat dalam satu edisi media kampus yang terbit setiap 2 minggu. Tetapi untuk kali ini membahas sebuah kejadian dari prespektif yang berbeda. tentunya menggunakan studi kasus yang berbeda pula. Sekiranya ada perbedaan alur cerita, itu hanyalah soal sudut pandang, cara pandang, dan jarak pandang masing-masing dari kita. Continue reading →

perangkat 2,4GHz
Beberapa waktu lalu (meski sudah cukup lama) beredar berita mengenai rencana pemerintah “mengkomersialkan” frekuensi 2,4GHz. Frekuensi 2,4GHz adalah frekuensi yang kita pakai untuk microwave, bluetooth, WiFi, dan beberapa perangkat lainnya. Sungguh ini menyalahi aturan penggunaan frekuensi internasional, karena menurut perjanjian Internasional (tentunya Indonesia ikut didalamnya) frekuensi 2,4GHz adalah frekuensi bebas alias gratis yang sebenernya didedikasikan untuk jaringan skala kecil dan untuk riset. Continue reading →
Sore kemaren sempat dibuat bingung karena pas lagi tiduran ada orang datang katanya mau mutus listrik. Dalam selembar kertas yang dibawa pun disitu tercantum pemutusan listrik karena tagihan listrik sudah nunggak tiga bulan. Padahal sepengetahuan saya, listrik di kost setiap bulan sudah bayar. Jadi pagi tadi klarifikasi kebenaran surat yang dibawa oleh bapak-bapak kemaren.
Sebenernya sudah sedikit curiga juga, jangan-jangan mas-mas yang jadi perantara itu yang belum bayarin listrik ke perusahaan yang ngurus listrik. Sebenernya mekanisme pembayaran listrik di kost agak unik karena Bapak Kost menyerahkan sepenuhnya perihal pembayaran listrik kepada para penghuninya, perlunya agar ada saling kenal antar penghuni kost. Continue reading →
Perlakuan botol minuman VZ dari perusahaan MY (kanan) dan botol minuman MM dari perusahaan CC (kiri) kalau sudah masuk tempat sampah akan diperlakukan sama, namanya juga sampah. Tapi ternyata di kios-kios kecil, semasa masih “hidup” (berisi) botol VZ dan MM harus diperlakukan berbeda. Sore tadi saya rencana mau beli minuman VZ dingin, tapi ternyata saya liat dalam lemari pendingin di kios depan kost kok tidak ada. Ketika saya tanya ke penjualnya, “tadi mas-mas distributor CC bilang kalau selain produk CC tidak boleh dimasukkan situ (lemari pendingin-red) mas”. Continue reading →
Ngomong-ngomong tentang gurita dalam sepakbola pasti ingatnya Gurita Paul si peramal itu. Prosesnya pun dengan si Gurita memilih bendera mana yang ia sukai. Tapi silakan anda flashback sejenak. Sekarang giliran anda yang memilih. Mana yang lebih anda minat? Gurita Cikeas atau Gurita Paul? Silakan berargumen. Continue reading →