Aturan Memperlakukan Botol

Perlakuan botol minuman VZ dari perusahaan MY (kanan) dan botol minuman MM dari perusahaan CC (kiri) kalau sudah masuk tempat sampah akan diperlakukan sama, namanya juga sampah. Tapi ternyata di kios-kios kecil, semasa masih “hidup” (berisi) botol VZ dan MM harus diperlakukan berbeda. Sore tadi saya rencana mau beli minuman VZ dingin, tapi ternyata saya liat dalam lemari pendingin di kios depan kost kok tidak ada. Ketika saya tanya ke penjualnya, “tadi mas-mas distributor CC bilang kalau selain produk CC tidak boleh dimasukkan situ (lemari pendingin-red) mas”.

Oh ternyata ada monopoli terhadap lemari pendingin yang ditempatkan di kios depan. Padahal listrik yang bayar juga yang punya kios. Piye jal?

jin botol

Botol VZ dan Botol MM/PO

This entry was posted in terjadi and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Aturan Memperlakukan Botol

  1. hehe…baru tau ya. itu bukan monopoli, memang perjanjiane spt itu. kalo lain botling company ndak boleh ikut2an nebeng ‘ngadem’. tapi nek ndak ketauan y ndak pa2. :D

  2. Pencerah says:

    mungkin lemari esnya milik distributor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>